Puisi|-Hai, Kamu Sedang Apa?
Akhir-akhir ini saya selalu terbangun tengah malam
Malam menjelma tangisan bocah merengek minta mainan
Atau orang tua yang cerewet dan banyak mau
Begitulah bahasa hatiku dan pikiranku yang tidak sejalan
Aku tidak tahu, apakah sudah luruh pertahanan yang ku bangun
Untuk tidak mudah jatuh cinta lagi
Kamu tahu, masa lalu benar-benar menghancurkan saya seperti sampah yang tidak berharga
Tapi, entah mengapa hancur sudah apa yang saya rasa belum waktunya untuk mencintai lagi
Tapi bukankah begitu?
Cinta memang datang di waktu yang tidak tepat kan?
Akhir-akhir ini malam begitu panjang
Saya tidak bisa tidur, memikirkan kamu, memikirkan banyak hal
Akankah kamu menerima, seorang laki-laki asing ini?
Saya tidak bisa menjanjikan apapun untukmu
Biarlah waktu yang membuktikan bahwa saya tidak pernah main-main untuk apa yang saya cintai
Sekedar bahasa hati yang sudah sumpek, menuntut untuk diluapkan
Karena saya tidak berani bertanya langsung, hai kamu sedang apa?
Surabaya, 29 Mei 2024.

Komentar
Posting Komentar