Puisi|-Hai Bu Apa Kabar? (1)
Hai Bu, apa kabar?
Kukira kepergianmu 8 lalu, adalah bencana paling besar dalam hidup saya
Tapi, tumbuh dewasa tanpamu adalah sebuah jalan berliku yang harus saya lewati 8 tahun ini
Beberapa hari lalu, saya datang
Ke pemakaman
Melihat gundukan tanah basah sehabis hujan
Beberapa rumput liar mulai tumbuh, saya bersihkan perlahan demi perlahan
Bagi semua anak laki-laki tak ada yang lebih besar dari cintanya pada ibu
Tapi, dibalik itu saya belajar banyak hal Bu
Tentang hidup
Tentang bagaimana hidup dapat mengubah pribadi yang seorang laki-laki rapuh, menjadi mandiri dan tegar
Walaupun hal itu adalah perih yang tiada terkira karena kehilanganmu
Mungkin sepanjang hidup saya, saya tidak akan pernah menemukan seseorang yang mencintai saya lebih besar dari cintamu
Saya kangen
Ingin memelukmu
Menumpahkan segala hal yang saya alami selama 8 tahun ini
Hidup yang keras setelah kehilanganmu juga mengajarkan saya
Bahwa kita boleh kalah oleh hidup kita sendiri
Terimakasih ya Bu, 15 tahun saya hidup bersamamu tidak akan pernah saya lupakan
Sampai saya mati dan menyatu dengan tanah ini lagi
Salam rindu dari anak laki-laki mu satu-satunya yang sudah tumbuh dewasa
Surabaya, 3 Juni 2025.

Komentar
Posting Komentar