Puisi|-Tentang Hidup Yang Sedang Lucu-lucunya
Ku kira Tuhan lebih mencintai kita daripada diri kita sendiri
Pada satu titik saat hati dan pikiran tak sejalan
Merampas tubuh dari ketenangan
Sementara orang-orang sedang menyulut api, dan kita malah membakar habis diri kita sendiri
Aku kehilangan daya untuk mencipta puisi
Karena kepekaanku dirampas oleh ekpektasi
Kapan ini?
Kapan itu?
Kenapa begini?
Kenapa begitu?
Padahal hidup hanya butuh dijalani, bukan untuk dipikiri
Sampai datang kesempatan untuk mendalami diri sendiri, disanalah kau sadar kau tidak bisa apa-apa tanpa pertolongan Tuhan
Terimakasih Tuhan saya mencintai diri saya sendiri, dan tidak menuntut apapun

Komentar
Posting Komentar