Puisi|-Walau Hanya Menyesap Secangkir Kopi Hitam


Tak ada kata dalam segelas kopi yang dingin

Yang ringkih disesap mulut-mulut yang terus menggumamkan kemalangan
Dan seorang apatis bertanya pada para pecandu, apakah harus begitu cara menikmati kopi?

Benar, dengan cara mendewa-dewakannya seperti minuman suci?

Tak ada satu kata terucap dari mulut para pecandu

Sementara, sampai malam ini mereka masih saja menyesap kopi hingga dingin hingga tetes terakhir

Dan sepi terus saja meraung-raung di malam tanpa wujud dan sehelai bayangan

Banyak mimpi yang tak hidup, pada ranjang-ranjang kosong tanpa manusia


Dan saat para pecandu tak pernah membeci

Saat itu pula hidup tak sekadar kata dan makian

Cukup dengan tindakan, walau sejengkal

Walau hanya menyesap secangkir kopi hitam.

Komentar

Postingan Populer