Puisi|-Diantara Oktober dan Desember
Dan Oktober adalah permulaan, detik-detik yang tak pernah ada dalam kepala dan bayangan tentang seseorang
Saya tidak pernah punya imaji dan persepsi tentang seseorang sebelumnya
Sebelum Oktober datang, membawa seseorang itu dalam pikir dan segenap jiwa saya yang hidup
Lalu angin, langit, dan malam terus membakar saya untuk menghidupkan seseorang itu, dalam setiap detik di sudut pikiran dan ruang di hati saya
Tapi saya terkapar oleh penafsiran saya sendiri, bahwa seseorang itu adalah bulan yang terlalu jauh untuk digapai
Hingga saat ini di penghujung Desember, pikiran dan hati saya masih bergejolak
Antara memberitahu seseorang itu dan mengatakan semuanya, atau tidak pernah memberitahunya sama sekali.

Komentar
Posting Komentar