Puisi|-Seorang Laki-Laki Bebas Bertemu Wanita Sendu di Persimpangan Jalan
Dan sore ini mengawali kisah panjang yang dipintal puluhan tahun lalu
Di pemakaman seorang laki-laki gimbal bertemu dengan notaris
Ia tidak sedih, ia tidak menangis
Tidak seperti kebanyakan orang di pemakaman yang selalu menangisi kematian
Ia sadar hidupnya sudah tragis dibandingkan sebuah kematian
Dan ia dibawa oleh sepucuk surat dan sebuah kunci berkarat, sebuah peninggalan asing yang kata notaris adalah 'warisan'
Ia dibawa ke jalan besar, di kota yang besar pula
Namun sebuah bangunan tua terongok bisu, menghentikan langkahnya
Dan fakta-fakta lain membuatnya lebih terkejut lagi
Sementara ia hanya menyukai kejutan dari ombak lautan
Sementara di persimpangan jalan, datang seorang wanita sendu
Sendu yang tercipta dari masa lalu
Sendu yang mengantarkannya pada pertemuan dengan sang lelaki
Dan dikota itu, lebih banyak pertemuan-pertemuan yang terencana dibanding sebuah kebetulan
Pertemuan wanita sendu dengan laki-laki bebas, seperti kisah-kisah romansa lain yang sering kalian jumpai di film-film
Waktu terus memintal mereka sampai benar-benar tumbuh ketertarikan itu
Hingga tumbuh pula kekecewaan itu
Dan laki-laki bebas pergi dari kota itu
Meninggalkan wanita sendu dengan penyesalan dan kekecewaan masa lalu yang ditanggung sendirian
Bertahun-tahun wanita sendu tetap bertahan di kota yang sama
Tetap merawat bangunan tua itu
Sendirian
Sambil berharap datang laki-lakinya
Sementara laki-laki bebas entah kenapa
Entah mencari apa
Tapi yang jelas di hari dimana ia pergi, meninggalkan kota tua itu ia tersiksa
Tak ada lagi yang membuatnya bertahan di kota tua itu
Satu-satunya yang membuatnya bertahan adalah sorot mata wanita sendu yang begitu menyihirnya
Yang sebentar lagi dimiliki laki-laki lain, dan bukan dirinya
Entah apa ini
Entah sebuah kebodohan entah sebuah keputusasaan
Yang jelas laki-laki bebas terluka dengan realitanya di kota itu
Bertahun-tahun kemudian, saat umur keduanya sudah beranjak menuju renta
Masih di bangunan tua di kota yang sama
Pertemuan mengantar keduanya
Dan lagi, wanita sendu menemukan laki-laki bebas di persimpangan jalan yang sama
Persimpangan jalan menuju keabadian.

Komentar
Posting Komentar