Puisi|- Menari di Azerbaijan

 Hembus angin menerpa di langit-langit 

Menusuk-nusuk kulit dengan telisik halus tak berirama

Di luar salju sedang turun, memenuhi jalanan dan sudut-sudut kota

Di Azerbaijan kisah ini bermula 

Di kala kisah usang tentang legenda yang masyhur itu digaungkan 

Kisah usang yang membuka banyak mata hati untuk lebih memahami secara mendalam

Walaupun banyak hati yang tak punya mata

Namun di Baku kota tua di Azerbaijan

Sepasang kekasih menari di altar suci

Sambil mendendangkan lagu sendu 

Meratapi kisah mereka sendiri

Mereka menunggu purnama yang benderang

Namun di Baku bulan tak pernah muncul

Bahkan untuk sekedar menyapa pun tidak

Udara semakin dingin menyemburatkan desau di ranting-ranting pohon beringin yang rimbun

Tapi cinta sepasang kekasih itu semakin menghangat

Bagai api unggun yang dinyalakan pada musim dingin, tetap dan tak terpengaruh

Semua kisah akan berakhir

Apakah penting akhir sebuah kisah itu?




Komentar

Postingan Populer