Puisi|- Entah Berapa Lama Lagi?

 Deru nafas semakin terengah

Kelaparan membabi-buta

Perut mereka kosong, meronta-ronta mendamba makanan

Anak-anak kecil dikurung, dibelenggu dari hak kebebasannya

Remaja-remaja juga, bedanya mereka sedikit lebih tua

Orang-orang dewasa apalagi, menggerutu dan memaki

Entah berapa lama lagi?

Semua orang akan kalab, menunggu ketidakpastian dan ketidakjelasan

Rumah-rumah adalah sekolah, tempat tidur, tempat ibadah, tempat menyetel musik, dan menonton film

Sementara sekolah terbengkalai, buku-bukunya apalagi semakin usang karena tak pernah dibaca

Tempat tidur dipenuhi manusia-manusia yang berbaring, entah karena sakit, atau hanya sedang bersantai

Tempat ibadah kosong, semakin megah namun semakin sunyi

Bioskop mati, tak mampu memutar film-film romantis lagi

Semua hidup tapi tak bergerak, diam di tempat dan terus mempertanyakan

Entah berapa lama lagi?


Komentar

Postingan Populer