Puisi|- Beranda dan Sebuah Kisah Yang Tak Pernah Selesai
Di beranda sepasang kekasih duduk dan berdialektika
Sang lelaki sabar menunggu perjamuan
Sementara sang perempuan menata piring-piring kue dan menyeduh kopi, menyiapkan perjamuan
Di beranda mereka memintal waktu
Sahut menyahut
Mendengarkan
Meneguhkan
Meneduhkan
Dan mendefinisikan makna dari mulut ke telinga
Sepasang kekasih itu terus tumbuh
Dengan kisah-kisah berbeda
Berganti
Berirama
Terus begitu setiap harinya
Namun mereka adalah sepasang manusia
Yang dapat dihentikan siklus
Seperti halnya siklus, kebanyakan selalu menyebalkan
Sang perempuan pergi
Sang lelaki di beranda sendiri
Hingga siklus kembali datang
Sang lelaki pergi
Namun beranda tak pernah kesepian
Beranda tak pernah sendirian
Karena kisah-kisah itu tak pernah selesai
Beranda dan sebuah kisah yang tak pernah selesai.

Komentar
Posting Komentar