Artikel|- Memulai Tani di Kala Pandemi

          Pandemi Covid-19 sudah setahun melanda bumi,semua manusia dipaksa mengikuti siklus.Perkumpulan-perkumpulan dibubarkan, pekerjaan yang semula dilakukan secara tatap muka harus beralih secara digital.Banyak industri-industri yang tumbang dan berujung gulung tikar,namun banyak pula industri-industri yang justru malah bertumbuh dan berkembang pesat.Contoh industri yang sangat terpuruk dan paling terkena dampak ini,adalah industri penerbangan dan pariwisata.Banyak saudara-saudara kita yang bekerja di sektor penerbangan dan pariwisata kehilangan pekerjaan dan terlunta-lunta.Sedangkan contoh industri yang justru malah bertumbuh dan berkembang pesat adalah industri e-commerce(Shope, Tokopedia,Lazada,dll.) platfrom-platfrom digital(YouTube, Facebook,Instagram, Twitter,dll.),penyedia layanan internet,serta industri pertanian.

         Yang cukup menarik untuk kita bahas disini adalah peran industri pertanian,yang justru bisa bertahan dan bahkan bertumbuh disaat industri-industri lain terpuruk bahkan tumbang.Industri pertanian justru malah memberikan kontribusinya bagi penduduk bumi,dimana pasokan-pasokan komoditas pertanian terorganisir dan terdistribusi dengan baik diseluruh dunia.Hal tersebut bukanlah suatu fenomena yang aneh, mengingat manusia selalu butuh makanan dan minuman untuk bertahan hidup.Sehingga sudah dipastikan,disaat mayoritas penduduk bumi hanya berdiam diri dirumah akibat terkungkung pandemi.Industri pertanian terus melaju, mencukupi kebutuhan pangan seluruh umat manusia.

         Hal tersebut tentunya harus dipandang sebagai sebuah peluang, mengingat sekarang manusia hidup di zaman yang penuh inovasi dan kreativitas.Bertani bukan hanya soal lahan sawah luas berhektar-hektar,atau terjun dengan pakaian lusuh kemudian berpanas-panasan untuk menggarap lahan.Pertanian sekarang sudah lebih maju, menyesuaikan arah peradaban yang semakin berkembang.Bahkan orang dikota yang hidup di lahan beberapa petak,juga masih bisa bertani.Telah banyak teknologi pertanian yang maju dan canggih,yang membuat orang-orang yang tinggal di kota bisa bercocok tanam.Salah satu teknik bercocok tanam dengan lahan sempit adalah teknik hidroponik,teknik ini hanya membutuhkan pipa-pipa dan air yang mengalir sebagai media tanam.Selain itu kita juga bisa menanam sayur-sayuran atau buah-buahan di dalam pot,tentu hal ini akan sangat efisien dan tidak memakan banyak tempat.Nah,di masa pandemi yang justru banyak kita habiskan dengan scroll-scroll tidak jelas di internet.Tidak ada salahnya kita belajar bertani,toh kita akan mendapatkan banyak manfaat dengan bertani daripada hanya membuang-buang waktu kita dengan ketidakjelasan kita berinternet.Marilah kita coba bertani di kala pandemi,karena kita tidak akan pernah tahu kalau kita tidak mencoba kan?

Jadi mari kita mulai.......!

Komentar

Postingan Populer