Artikel|- Pandemi Covid-19 Momentum Peningkatan Ketahanan Pangan Nasional

             Tak terasa kita telah memasuki penghujung September,tak terasa kita telah berkelut hampir 7 bulan dengan pandemi ini.Sejak kasus pertama Covid-19 diumumkan pada 3 Maret 2020,berbagai masalah mulai timbul dan bermunculan.Banyak orang kehilangan pekerjaannya,banyak orang kehilangan keluarganya,hingga tercipta kelaparan dimana-mana.Walaupun Pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mengatasi hal itu, menurut hemat saya itu masih belum cukup.Terumata masalah kelaparan ini, banyak sekali orang-orang diluar sana menderita kelaparan akibat pandemi ini.Menurut saya pandemi Covid-19 ini adalah langkah awal bagi kita untuk bersatu, membangun momentum ketahanan pangan nasional.

              Banyak berbagai hal-hal kecil yang bisa kita lakukan,untuk mulai mewujudkan momentum itu.Kita bisa memulai dengan menanam singkong dan ubi-ubian di sekitar pekarangan kita,sebagai subtitusi pengganti padi.Menurut hemat saya hal itu jauh lebih efektif mengurangi bencana kelaparan, daripada kita harus mengimpor beras dari negara lain.Banyak sekali permasalahan yang terjadi akibat impor beras berlebih.Kita tahu mayoritas mata pencaharian penduduk Indonesia adalah petani,banyak orang yang menggantungkan hidupnya dari hasil bercocok tanam.Dengan impor beras berlebih,harga beras lokal menjadi rendah akibatnya para petani merugi.Di era pandemi seperti ini yang mana segala sesuatunya menjadi sangat sulit,saya pikir impor beras bukanlah suatu solusi yang baik.

            Sejarah mencatat Indonesia pernah berjaya dengan ketahanan pangannya,pada tahun 1984 FAO(Food And Agriculture Organization) memberikan penghargaan pada  Indonesia  satu-satunya negera berkembang yang berhasil mencapai swasembada pangan.Saya rasa hal itu bisa diwujudkan kembali,jika kita memiliki komitmen bersama untuk mewujudkannya.Pandemi Covid-19 yang telah banyak merubah tatanan kehidupan kita,bisa kita jadikan batu lonjakan untuk memulai komitmen itu.Kita mulai lagi membangun sektor pertanian,mulai mengembangkan kembali Insentifikasi pertanian berdasarkan riset dan teknologi.Kunci utama jika kita ingin mencapai ketahanan pangan nasional yang berdaulat adalah sektor pertanian.Menurut hemat saya lebih baik dana impor beras di alih fungsikan untuk membangun sarana dan prasarana pertanian yang baik,subsidi pupuk,edukasi pertanian,dan berbagai upaya-upaya peningkatan kualitas pertanian lainnya.Saya yakin jika sektor pertanian Indonesia bangkit kembali, ketahanan pangan nasional akan terjaga.Dan bukan tidak mungkin kenangan manis 1984,akan terulang kembali.

            Indonesia adalah negara dengan berbagai potensi kekayaan sumberdaya alamnya,kurang etis rasanya bila kita terus bergantung kebutuhan pangan pada negara lain.Padahal jelas-jelas di negeri kita sendiri banyak sekali sumber daya,yang bisa kita manfaatkan untuk memenuhi ketahanan pangan nasional.Saya kira kita bisa memulainya sekarang,saat situasi pandemi yang serba sulit ini berlangsung.Mari kita wujudkan Indonesia yang adil dan makmur,yang bisa memenuhi kebutuhan pangannya sendiri tanpa mengemis pada negara lain.

Komentar

Postingan Populer