Puisi|- Hujan dan Ingatan
Hujan datang menjamah bumi
Dengan rintiknya ia menyapa daun dan rerumputan
Lalu menyapa bilik kosong di relung hatiku
Membawaku kembali pada serpihan-serpihan ingatan
Pada puing-puing kisah yang telah luruh menjadi debu masa lalu
Tapi tarikan rintik begitu kuat
Aku tak berdaya menolaknya
Walaupun kini secerca luka masih belum sembuh
Bekas patahannya pun juga belum tumbuh
Lara kelamnya pun juga belum berganti
Tapi,entah mengapa
Tiba-tiba aku rindu
Pada kisah yang telah luruh itu
Tapi,kemana rindu ini harus pulang?
Rumahnya telah menghilang
Rumahnya kisah itu
Serpihan-serpihan ingatan itu
Puing-puing masa lalu itu
Aku rindu kalian
Namun,
Yang tersisa hanya hujan dan ingatan.
Dengan rintiknya ia menyapa daun dan rerumputan
Lalu menyapa bilik kosong di relung hatiku
Membawaku kembali pada serpihan-serpihan ingatan
Pada puing-puing kisah yang telah luruh menjadi debu masa lalu
Tapi tarikan rintik begitu kuat
Aku tak berdaya menolaknya
Walaupun kini secerca luka masih belum sembuh
Bekas patahannya pun juga belum tumbuh
Lara kelamnya pun juga belum berganti
Tapi,entah mengapa
Tiba-tiba aku rindu
Pada kisah yang telah luruh itu
Tapi,kemana rindu ini harus pulang?
Rumahnya telah menghilang
Rumahnya kisah itu
Serpihan-serpihan ingatan itu
Puing-puing masa lalu itu
Aku rindu kalian
Namun,
Yang tersisa hanya hujan dan ingatan.

Komentar
Posting Komentar