Puisi|- Meraba Batas(2)
Semburat tawa dan permainan kelam kembali
Dari pelosok ruang usang
Dari jendela-jendela kenang yang tak dibersihkan
Dari debu masa lalu yang sengaja dibiarkan
Waktu aku kembali ke batas itu
Dimana masih terdifinisikan jelas
Manusia,tempat,dan suasana
Yang aku tinggal tetap di persinggahan desa
Bersama hidup dalam kearifan lokal dan paras elok rupanya
Kembali menggeliat kala aku berada di batas itu lagi
Yang lama telah ku kira berubah
Namun lain halnya realita mengatakan:"Semuanya masih sama"
Angan-angan kecil,harapan,dan mimpi
Yang dulu ku bangun di sini
Masih tetap di persinggahan ini
Di desa kecil ini.
Dari pelosok ruang usang
Dari jendela-jendela kenang yang tak dibersihkan
Dari debu masa lalu yang sengaja dibiarkan
Waktu aku kembali ke batas itu
Dimana masih terdifinisikan jelas
Manusia,tempat,dan suasana
Yang aku tinggal tetap di persinggahan desa
Bersama hidup dalam kearifan lokal dan paras elok rupanya
Kembali menggeliat kala aku berada di batas itu lagi
Yang lama telah ku kira berubah
Namun lain halnya realita mengatakan:"Semuanya masih sama"
Angan-angan kecil,harapan,dan mimpi
Yang dulu ku bangun di sini
Masih tetap di persinggahan ini
Di desa kecil ini.

Komentar
Posting Komentar