Puisi|- Kemarau

Daun-daun berguguran 
Ranting dan dahan mengering
Rumput-rumput menguning 
Tanah-tanah merekah,melahirkan sekat ke bawah 
Ilalang menjalar liar,memugar latar menjadi savana
Mawar tak berbunga
Melati terlihat menua bukan memekarkan putihnya
Terlihat binatang-binatang peliharaan meronta
Pengembala dan peternak kepayahan
Kemarau,
Sang surya merekah mondiminasi di pagi dan sore hari 
indah,
Namun hidup tak bisa terus kemarau 
Hidup butuh air 
Air yang mengalir pada setiap aliran darah 
Air yang melewati tenggorokan,yang ditenggak mulut 
Air yang membersihkan 
Air yang menyegarkan
Kemarau,
Kesahku berkata kamu adalah persinggahan terindah
Tapi keluhku mengadili kamu harus hilang berganti air penghidupan.

Komentar

Postingan Populer