Puisi|- Indonesianisme(3)
Negeri ini bercerita dari waktu ke waktu
Dari peradaban ke peradaban
Dari Kutai,Tarumanegara,Sriwijaya,Mataram,Pa-djadjaran,Singosari,Kediri,Samudra Pasai,Demak hingga Majapahit
Dari sebuah nama-nama berwujud kerajaan
Berganti nama,muncullah persatuan
Terbitlah kata "Nusantara"
Hingga pelan-pelan sang waktu memberi jejak
Datanglah orang-orang kulit putih menjamah lalu menjajah selama 350 tahun
Datanglah orang-orang kulit kuning menjamah lalu menindas,menyiksa,menganiaya selama 3,5 tahun
Hingga sekarang telah berganti wajah
Berganti nama,Indonesia
Alur sang waktu memang realita
Bingkaian peristiwa-peristiwa yang tercetak menjadi sejarah tidak bisa kita hilangkan
Semakin kuat kita mencoba untuk menghilangkannya
Semakin membekas ia meresapi memori kita
Karena alur sang waktu adalah masa lalu
Yang bukan untuk di hilangkan melainkan biarlah saja menjadi masa lalu
Biarlah kusebut Indonesianisme.
Dari peradaban ke peradaban
Dari Kutai,Tarumanegara,Sriwijaya,Mataram,Pa-djadjaran,Singosari,Kediri,Samudra Pasai,Demak hingga Majapahit
Dari sebuah nama-nama berwujud kerajaan
Berganti nama,muncullah persatuan
Terbitlah kata "Nusantara"
Hingga pelan-pelan sang waktu memberi jejak
Datanglah orang-orang kulit putih menjamah lalu menjajah selama 350 tahun
Datanglah orang-orang kulit kuning menjamah lalu menindas,menyiksa,menganiaya selama 3,5 tahun
Hingga sekarang telah berganti wajah
Berganti nama,Indonesia
Alur sang waktu memang realita
Bingkaian peristiwa-peristiwa yang tercetak menjadi sejarah tidak bisa kita hilangkan
Semakin kuat kita mencoba untuk menghilangkannya
Semakin membekas ia meresapi memori kita
Karena alur sang waktu adalah masa lalu
Yang bukan untuk di hilangkan melainkan biarlah saja menjadi masa lalu
Biarlah kusebut Indonesianisme.

Komentar
Posting Komentar