Puisi|- Desember(1)
Desember kembali terjajaki
Mendiang detik demi detik telah banyak yang gugur
Dari kemarau yang meranggas hingga hujan yang mengguyur
Kita kembali pada titik yang mengubah angka
Kita kembali pada Desember
Yang banyak mengandung
Yang banyak melahirkan
Desember memikirkan dan merasakan
Bermilyar-milyar kata dan makna
Kadang-kadang mampu terjamah
Kadang-kadang tetap rapi menjadi misteri
Desember mendefinisikan akhir,tapi juga menafsirkan awal
Dari sekejap berganti detik
Detik memintal menit
Menit mengikat jam
Jam menimbun hari
Hari mengukur bulan
Bulan merangkak menuju Desember
Dan saat ini kita telah sampai
Pada Desember.
Mendiang detik demi detik telah banyak yang gugur
Dari kemarau yang meranggas hingga hujan yang mengguyur
Kita kembali pada titik yang mengubah angka
Kita kembali pada Desember
Yang banyak mengandung
Yang banyak melahirkan
Desember memikirkan dan merasakan
Bermilyar-milyar kata dan makna
Kadang-kadang mampu terjamah
Kadang-kadang tetap rapi menjadi misteri
Desember mendefinisikan akhir,tapi juga menafsirkan awal
Dari sekejap berganti detik
Detik memintal menit
Menit mengikat jam
Jam menimbun hari
Hari mengukur bulan
Bulan merangkak menuju Desember
Dan saat ini kita telah sampai
Pada Desember.

Komentar
Posting Komentar