Puisi|- Kenang:Sebuah Perjalanan dan Sebuah Terminal

Aku kembali teringat pada hari itu 
Sebercak lamunan dan sentuhan angin 
membawaku kembali ke sana 
Menumbuhkan kisi-kisi di kepala 
Kenangan dan bayangan 
Dimana keduanya saling berjejalan dan meronta 
Suara klakson,asap knalpot,barisan bus antar kota 
Seolah hadir kembali di depan mata 
Teriakkan-teriakkan pedagang asongan yang saling bernegosiasi 
Kembali menyelinap di relung hati 
Aku kembali pada tempat itu dalam khayalku 
Aku kembali pada kisah itu 
Aku kembali pada detik itu,
dimana yang kurasa hanya satu hal: bahagia 
Tawa memekar sangat sederhana 
Hanya canda dan dialektika dengan orang tua 
Sembari menengok lenggak-lenggok pemandangan dari hutan sampai kota yang terpampang pada jendela kaca 
Kisah itu menjamahku,menyadarkanku.

Komentar

Postingan Populer