Puisi|- Sepakbolaku Yang Gundah..........
Sepakbolaku yang gundah................
Hura-hara seakan enggan menepi
Berjalan dari hulu ke hilir menerpamu
Dulu kau masih buta oleh aturan main
Sekarang kau dibutakan oleh permainan
Sepakbolaku yang gundah..............
Mengapa engkau terlihat payah ?
Mengapa engkau diperebutkan kegelisahan?
Mengapa engkau tak seperti engkau?
Di saat keindahan seharusnya di rasakan
Di saat kemenangan seharusnya di banggakan
Engkau seakan hilang
Engkau seakan terdiam
Tak berdaya akan tangan-tangan pencengkeram
Sepakbolaku yang gundah................
Apakah kau bukan seni untuk dinikmati?
Apakah kau bukan jiwa pewakil mimpi kami?
Apakah kami tak boleh berharap padamu?
Ataukah memang kau bukan harapan?
Ataukah kau memang hanya bidang peramainan,yang diperebutkan tangan-tangan pencengkeram.
Hura-hara seakan enggan menepi
Berjalan dari hulu ke hilir menerpamu
Dulu kau masih buta oleh aturan main
Sekarang kau dibutakan oleh permainan
Sepakbolaku yang gundah..............
Mengapa engkau terlihat payah ?
Mengapa engkau diperebutkan kegelisahan?
Mengapa engkau tak seperti engkau?
Di saat keindahan seharusnya di rasakan
Di saat kemenangan seharusnya di banggakan
Engkau seakan hilang
Engkau seakan terdiam
Tak berdaya akan tangan-tangan pencengkeram
Sepakbolaku yang gundah................
Apakah kau bukan seni untuk dinikmati?
Apakah kau bukan jiwa pewakil mimpi kami?
Apakah kami tak boleh berharap padamu?
Ataukah memang kau bukan harapan?
Ataukah kau memang hanya bidang peramainan,yang diperebutkan tangan-tangan pencengkeram.

Komentar
Posting Komentar