Puisi|- Sajak Akhir Oktober
Di penghujung hari penanggalan tua
Aku menunggu gugurnya daun-daun kata
Merangkai ranting-ranting frasa
Lewat tawa,lewat tangis
Lewat tenang,lewat resah
Lewat teduhnya sabar,
Lewat teriknya amarah
Desiran angin melululantahkan debu
Memekarkan bunga-bunga kisah itu
Ia tumbuh subur diantara lebatnya rintik senyuman
Ia tumbuh subur diantara
rimbunnya sendu ratapan
Aku termenung diantara dua sisi
Dimana ilalang-ilalang tanya penasaran mencari rahasia
Dimana akar-akar jawaban kokoh bertahan menyimpan rahasia
Jalan-jalan berkelok memenuhi hari penanggalan tua
Menghimpun kebahagiaan-kebahagiaan
Memintal penderitaan-penderitaan
Aku candu dengan lika-liku itu
Aku candu menumbuhkan bunga-bunga kisah itu
Aku candu melihatnya silih berganti datang dan pergi
Biarkanlah mereka menjamahku
Menyiangi dan memalamiku
Hingga pada detik terakhir di hari ini
Saat penanggalan hari tua itu telah tertanda
Mereka akan pergi dan tak akan pernah kembali
Karena mereka telah berganti menjadi masa lalu.

Komentar
Posting Komentar