Puisi|- Oh Bapak......
Keringat-keringat turun menggenang
Peluh terik sulit untuk kau hindarkan
Lelah,letih,panas,dingin tak kau pikirkan
Kau hanya berdiri,tetap tenang menyongsong pagi
Menatar pundi-pundi,sekuat tenaga mengais rezeki
Walau ketulusan telah kau berikan,namun keserakahan masih tetap menyulitkan
Budimu sungguh suci,kau berikan bagi kami sepenuh hati
Namun kadang kala kami lupa
Kau telah bekerja keras
Kau telah mencurahkan segalanya
Ketika kau tidak memenuhi pinta kami
Kami menggerutu
Kami menuntut kewajibanmu
Kami menghakimimu
Sungguh kami lalai,sungguh kami ini tak kenal balas budi
Oh Bapak,maafkan anakmu ini .........
Di kala kau masih bisa tersenyum menanggung beban dunia
Dikala itu kami masih terus mencercamu
Dengan tuntutan-tuntutan
Dengan keinginan-keinginan
Oh Bapak,maafkan anakmu ini............

Komentar
Posting Komentar