Puisi|- Membuka Tabir Baru(2)
Kita terkurung dalam alam sadar
Terselimuti oleh aturan-aturan universal yang kumal
Terpenjara dalam satu rahasia besar"ketakutan"
Kita terlalu asing dengan perubahan
Kita terlalu tunduk pada aturan-aturan lama
Menurut pada cara-cara lama,tanpa pernah tahu ada cara baru yang jitu
Yang usang biarlah berganti,yang sekarang marilah kita perbaharui
Waktu enggan berkompromi dengan manusia
Ia akan tetap berjalan sesuai semestinya
Manusia kalut,terbelenggu dan termanggut-manggut
Ditengah ketidakpastian yang menjadi-jadi,kini saatnya kita berani
Menaggalkan aturan lama,merengkuh aturan baru dalam sebercak improvisasi
Sebenarnya kita diberi kuasa untuk memilih,memilah untuk diri kita sendiri
Tentang kesemerawutan yang masih mendominasi warna,sebenarnya kita hanya tinggal memutuskan
Karena kuasa sepenuhnya telah kita jamah,dan telah kita taklukkan dalam genggaman
Bila kita terus melestarikan aturan-aturan lama itu,sampai kapan kita dapat meraih kata "maju"
Yang perlu diingat hanyalah pemantik kata
Ialah sebercak cahaya kemajuan,yang bergaris dalam wujud "Kesadaran".

Komentar
Posting Komentar