Puisi|- Teknologi(2)
Ia datang melalui celah-celah perubahan
Melewati jalan-jalan yang menamakan dirinya globalisasi
Masuk mengubah,menjarah,dan mendominasi segala yang terlihat di bumi
Perlahan-lahan ia mengendalikan penciptanya,Yaitu manusia
Lama-kelamaan ia menyesatkan penciptanya,Dengan cara memperbudak memanipulasinya
Ketika semua sudah terjadi seperti ini,ia tak dapat terhenti
Karena sekarang ia bertindak sebagai pengendali,bukan sebagai terkendali
Ketika Sang waktu masih berpihak pada manusia
Ketika manusia masih menjaga bentangan batas-batasnya,pada tempo dulu itu
Ia Sang pengubah dunia,Mungkin tak secepat ini
Karena kala itu,Sang pengubah dunia belum secanggih ini
Itulah dia Sang pengubah dunia
Tak salah memang bila kita menggunakannya,Namun sadarkah kita bahwa kita telah digunakannya
Bila manusia masih terus seperti ini,Melepas bentangan batas-batasnya tanpa berfikir
Maka yang terjadi,Mungkin Sang norma akan hilang
Karena sejak Sang pengubah dunia datang,Ia telah hilang.
Melewati jalan-jalan yang menamakan dirinya globalisasi
Masuk mengubah,menjarah,dan mendominasi segala yang terlihat di bumi
Perlahan-lahan ia mengendalikan penciptanya,Yaitu manusia
Lama-kelamaan ia menyesatkan penciptanya,Dengan cara memperbudak memanipulasinya
Ketika semua sudah terjadi seperti ini,ia tak dapat terhenti
Karena sekarang ia bertindak sebagai pengendali,bukan sebagai terkendali
Ketika Sang waktu masih berpihak pada manusia
Ketika manusia masih menjaga bentangan batas-batasnya,pada tempo dulu itu
Ia Sang pengubah dunia,Mungkin tak secepat ini
Karena kala itu,Sang pengubah dunia belum secanggih ini
Itulah dia Sang pengubah dunia
Tak salah memang bila kita menggunakannya,Namun sadarkah kita bahwa kita telah digunakannya
Bila manusia masih terus seperti ini,Melepas bentangan batas-batasnya tanpa berfikir
Maka yang terjadi,Mungkin Sang norma akan hilang
Karena sejak Sang pengubah dunia datang,Ia telah hilang.

Komentar
Posting Komentar