Puisi|- Seruan Asa
Sebuah suara mulai berdentum
Menyeka untuk keluar dan terbuka
Suara itu terkurung dalam
Tersembunyi pada sebuah ruang
Kala suara lain menyapa,
dari bilik luar ruang
Kala itu ia tersadarkan
Ia tak lagi mengurung suara,
dalam ruangnya
Ia telah membebaskannya
Lalu perlahan mengikutinya
Suara itu kini mulai menuntunnya
Menghiasi jiwanya dengan tekad
Menghapus keraguan dalam dirinya
Menanamkan dalam dirinya,
secerca benih
Yang menamakan dirinya"keyakinan"
Kala suara itu telah pergi
Jiwanya telah berganti
Kini ia dipenuhi rasa,
yang tak biasa
Yang telah mengubah dirinya,
lebih kuat dari biasanya
Kini ia telah bermetamorfosa
Menjadi manusia yang berbeda
Manusia tangguh
Yang mengikuti sebuah suara
Yang menamakan dirinya"Asa".
Menyeka untuk keluar dan terbuka
Suara itu terkurung dalam
Tersembunyi pada sebuah ruang
Kala suara lain menyapa,
dari bilik luar ruang
Kala itu ia tersadarkan
Ia tak lagi mengurung suara,
dalam ruangnya
Ia telah membebaskannya
Lalu perlahan mengikutinya
Suara itu kini mulai menuntunnya
Menghiasi jiwanya dengan tekad
Menghapus keraguan dalam dirinya
Menanamkan dalam dirinya,
secerca benih
Yang menamakan dirinya"keyakinan"
Kala suara itu telah pergi
Jiwanya telah berganti
Kini ia dipenuhi rasa,
yang tak biasa
Yang telah mengubah dirinya,
lebih kuat dari biasanya
Kini ia telah bermetamorfosa
Menjadi manusia yang berbeda
Manusia tangguh
Yang mengikuti sebuah suara
Yang menamakan dirinya"Asa".

Komentar
Posting Komentar