Puisi|- Ranah Kecewa
Ranah Luka Menyelimuti
Membelenggu tawa dan bahagia
Saat semua sudah tak berarti lagi
Saat semua telah pergi
Kala itu semua terhenti
Jalan-Jalan buntu
Tertutup oleh kecewa
Penuh sedih,Berlumur perih
Saat itu harapan tak lagi menyapa
Kegagalan telah membabibuta
Menusuk tajam dengan racun tak berperi
Mengubur dalam sebuah mimpi
Melenyapkannya dari muka bumi
Sungguh tak bisa dipercaya
Oleh logika
Semuanya begitu kacau
Hingga hati terbunuh,
dengan mudahnya
Menyebabkan Ia tak lagi,
percaya pada mimpi
Pucat pasi,Berwujud Mati.
Membelenggu tawa dan bahagia
Saat semua sudah tak berarti lagi
Saat semua telah pergi
Kala itu semua terhenti
Jalan-Jalan buntu
Tertutup oleh kecewa
Penuh sedih,Berlumur perih
Saat itu harapan tak lagi menyapa
Kegagalan telah membabibuta
Menusuk tajam dengan racun tak berperi
Mengubur dalam sebuah mimpi
Melenyapkannya dari muka bumi
Sungguh tak bisa dipercaya
Oleh logika
Semuanya begitu kacau
Hingga hati terbunuh,
dengan mudahnya
Menyebabkan Ia tak lagi,
percaya pada mimpi
Pucat pasi,Berwujud Mati.

Komentar
Posting Komentar