Puisi|- Tuhan tak memberi jalan pada keputusasaan
Tuhan memang tak pernah terlelap
Ia akan memberi jalan,dari dugaan yang tak pernah terbayangkan
Ia tak membiarkan kita berdiri sendiri
Karena ia tahu kita,Ia lebih mengerti dari kita
Kita tak diciptakan-Nya untuk diam
Kita tak diciptakan-Nya untuk lemah
dan meratap
Kita diciptakan-Nya untuk bermimpi
Kita diciptakan-Nya untuk berkarya
Kita diciptakan-Nya untuk berbuat
lebih banyak
Firman-Nya adalah cahaya
didalamnya adalah pelita bagi manusia
Isinya mengajarkan manusia,sebagai
khalifah di muka bumi
Ia tak merasa berat
Mengurusi bumi dan langit
Manusia sering berdosa kepada-Nya
Manusia sering mengingkari-Nya
Namun,Sang Penjaga Hati tetap
mengampuni
Namun,Sang Maha mulia tetap
menerima kita kembali
Terkadang kita sering kufur kepada-Nya
Terkadang kita sering lupa akan nikmat-Nya
Terkadang kitapun durhaka kepada-Nya
Terkadang kita mengotori titipan-Nya,
dengan kesombongan
Namun,Ia Maha Adil
Maha Bijaksana
Ia Maha memberi petunjuk
Ia mencintai mahluk-Nya yang
bangkit dari keterpurukan
Ia telah berfirman "Sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan"
Ia telah memberi petunjuk,Ia membenci keputusasaan
Lantas mengapa kita masih terdiam?
Mengapa kita masih termenung?
Mengapa kita masih lemah dan menangis?
Mengapa kita masih berputus asa?
Padahal,semuanya sudah terang
Padahal,Tuhan kita telah memberi Jalan-Nya.
Ia akan memberi jalan,dari dugaan yang tak pernah terbayangkan
Ia tak membiarkan kita berdiri sendiri
Karena ia tahu kita,Ia lebih mengerti dari kita
Kita tak diciptakan-Nya untuk diam
Kita tak diciptakan-Nya untuk lemah
dan meratap
Kita diciptakan-Nya untuk bermimpi
Kita diciptakan-Nya untuk berkarya
Kita diciptakan-Nya untuk berbuat
lebih banyak
Firman-Nya adalah cahaya
didalamnya adalah pelita bagi manusia
Isinya mengajarkan manusia,sebagai
khalifah di muka bumi
Ia tak merasa berat
Mengurusi bumi dan langit
Manusia sering berdosa kepada-Nya
Manusia sering mengingkari-Nya
Namun,Sang Penjaga Hati tetap
mengampuni
Namun,Sang Maha mulia tetap
menerima kita kembali
Terkadang kita sering kufur kepada-Nya
Terkadang kita sering lupa akan nikmat-Nya
Terkadang kitapun durhaka kepada-Nya
Terkadang kita mengotori titipan-Nya,
dengan kesombongan
Namun,Ia Maha Adil
Maha Bijaksana
Ia Maha memberi petunjuk
Ia mencintai mahluk-Nya yang
bangkit dari keterpurukan
Ia telah berfirman "Sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan"
Ia telah memberi petunjuk,Ia membenci keputusasaan
Lantas mengapa kita masih terdiam?
Mengapa kita masih termenung?
Mengapa kita masih lemah dan menangis?
Mengapa kita masih berputus asa?
Padahal,semuanya sudah terang
Padahal,Tuhan kita telah memberi Jalan-Nya.

Bagus kak
BalasHapusIya memang bagus tulisannya bermutu.
BalasHapus#buatlagiyangbaruya
Inspiratif dan inofatif
BalasHapus#puisi_itukeren
Sastra itu budaya kita
BalasHapus#good_joob
Saat aku baca tulisan itu.
BalasHapusEuforia membacaku meningkat 500 kali lebih bersemangat dari biasanya.
#good_joob
Terkadang kita harus berpikir positif agar tak berputus asa
BalasHapus#good_joob